Corak ubin Mahjong lebih mudah dibaca jika lambang tidak dilihat satu per satu. Dua petunjuk yang menonjol ialah pola angka dalam beberapa ragam dan kelompok ubin khusus yang dikenali lewat nama serta warna. Keduanya menawarkan cara berbeda untuk memahami susunan visual.
Pola angka dan ragam
Salah satu teori tentang perkembangan Mahjong mengaitkannya dengan permainan kartu Mádià o. Kartu dalam permainan itu memiliki nomor 1–9 dalam empat ragam, susunan yang disebut sangat mirip dengan penomoran ubin Mahjong sekarang [1]. Hubungan ini memberi kerangka untuk membaca pola: angka menunjukkan urutan, sedangkan ragam menjadi pembeda antarkelompok.
Karena itu, pola bernomor dapat diamati lewat dua hal sekaligus, bukan dari satu lambang saja: nomor yang terlihat dan ragam tempat nomor itu berada. Dengan cara ini, urutan dan pengelompokan visual tidak tercampur.
Tiga batu naga dibedakan lewat nama dan warna
Sumber menyebut tiga batu naga: Zhong, Fa, dan Bai. Zhong dikaitkan dengan warna merah, Fa dengan hijau, sedangkan Bai berwarna putih [1]. Nama dan warna tersebut menjadi petunjuk pengenal yang berbeda dari pola angka-ragam.
Jadi, pembacaan visualnya bisa dimulai dari dua jalur: cari keteraturan nomor dan ragam pada ubin bernomor, lalu kenali kelompok naga melalui nama serta warnanya. Perbedaan cara mengenali ini membantu melihat bagaimana jenis ubin tersusun tanpa menganggap semua lambang mengikuti satu pola yang sama.
Sumber
- [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Mahyong. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=29502365&title=Mahyong (diakses 2026-10-03).